Kemarin udah ada mood bikin bait-bait puisi. Rasanya senang sekali, mood nulis kembali. Tapi.. mood buat lanjutin draft novel belum muncul lagi. Happy read!

Melesatlah tikaman pedang mengkudeta jiwa
oh! Diamkanlah!
Sekali kau cabut, bayar lalui pedangku
Siapkan pasukan? Haha, kau pengecut

Siapa pula engkau?
Darahmu terlalu membara.
Berhati-hatilah, perhatikan punggungmu
Adakah bilahan logam menerkam?

Biarkan! Biarkan ku mati seperti ini.
Dua arah tidak pernah menyatu
Dua asa ini terpisahkan palung
Jadikanlah satu persatu

Lihainya lidah begitu menyayat
rapi ditelan ombak jiwa yang meradang
parang yang terpendam kini menetas
oh, aku tidak kalah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s