Gadis itu kini merasa lebih baik. Tiada yang lebih baik lagi ketika dirinya menikmati metamorfosanya sendiri. Ia senang dengan dirinya yang sekarang, ia benar-benar mengerti “Bahagia Itu Sederhana”.

Menurutnya, definisi bahagia itu adalah ketika kita telah melakukan sesuatu atau menerima sesuatu tanpa menyakiti orang lain dan tentunya.. direstui oleh Tuhan. Bahagia tidak rumit. Hanya saja, banyak orang yang menggunakan cara rumit untuk menggapainya. Dan bahagia tidaklah semu, tetapi nyata dan teraih. Begitulah menurut gadis petualang itu.

Ia tidak peduli orang-orang mencemoohnya, bersikap sinis atau bahkan menganggap dirinya gila. Karena ia sedang belajar bagaimana menata dirinya dengan baik. Mandiri akan perasaannya sendiri. Dan berpura-pura untuk kuat hanyalah sesuatu yang sia-sia. Tapi mencoba untuk lebih kuat itu lebih baik, tidak ada pretensi.

Gadis itu kini bak terbang dari sangkar burung yang membelenggunya. Dia bebas. Dan terbang sendirian rasanya indah sekali, walaupun hanya sepi yang kerap kali menemuinya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s