MENCARIMU bagian #1

Sinar bulan malam ini berbeda dari sinar bulan kemarin. Kali ini.. cahayanya lebih temaram.

Lelaki itu yang sedari tadi di hadapan PC portable nya terus termenung dalam diam. Salah satu tangannya memangku dagunya. Ia mencari sebuah nama. Hanya nama itu saja.
Dan.. ia sangat lelah. Lelah akan kehidupan barunya.. lelah akan nama yang tertera di laptop. Ia menghembuskan napas keras.

Seharusnya ia segera menyerah.

“Halo.. Gadha!”  Tiba-tiba terdengar pekikan Giya. Sepupunya yang super cerewet itu datang. Lelaki yang dipanggil Gadha itu hanya menyunggingkan senyumnya. Tipis.

“Lo lagi ngapain?”  Giya duduk disebelahnya dan melihat apa yang ada di laptopnya. Saat ia buru-buru hendak mematikan laptopnta ternyata Giya lebih gesit dari yang ia kira.

“Lo lagi ngesearch orang di Google?!”

Gadha mematikan laptopnya segera. Ada sedikit kekesalan Giya. “Lo. Jangan kepo deh.” Kening Giya mengerut. “Dha, sori.. Tapi, menurut gue nih ya, nyari orang di Google itu sama aja nyari jarum dalam jerami.” Gadha hendak berdiri ketika Giya berkata “Dha. Di kampus gue sebenernya ada.” Tak mengerti Gadha pun berbalik menghadap sepupunya itu. “Ya.. maksud gue lo kan lagi nyari orang yang namanya Fania Fitri Marina?” Gadha mengangguk. “Di kampus gue, gue tau orang yang namanya kaya gitu. Tapi, ya kan gue belum tau orang di kampus gue itu sebenernya orang yang lo cari atau bukan.”
Giya mengangkat bahu, lalu berjalan menuju tangga.
“Giya,” perempuan itu pun menoleh. “Lo seharusnya tau kan apa yang bisa lo lakukan biat bantu gue?”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s