Arsip Bulanan: November 2013

Kamu tidak mengambil pelajaran atas apa yang telah terjadi.
Kamu.. tanpa sadar tlah memulai hal yang sama.
Kamu.. membuat dirimu kembali hancur.. akan hancur.

Tidakkah kau lelah?
Karena aku lelah.
Tidakkah kau bosan?
Terus.. terus..terus.. mengulangi hal yang sama?
Aku sudah memperingatkanmu.
Aku sudah memberitahumu.
Lalu, lihatlah kejadian yang sama akan terulang lagi, wahai pecandu.

Kau, yang menyakiti dirimu sendiri.

Only If..

If you were here, you get this situation
You know that I am loving him/her more than I’m loving you
Only if you were here

You know this feeling about desperate
You know how it’s like to love somebody that always make you pain? 
I know you knew that.

If you were here, you know what its feel like
Like.. being care of somethin hazardous
It can hurt us anytime

If you were here, I could ask some help to you
I could.. rely on you to solve this problem
I could be understanded of what happen on me
I wish I could

If you were here, you could be my healer
Healer of pain, sick, wound
But.. only if you were here

But the fact is you’re not in here (re:heart)
The fact is.. you were gone like the dust flying follow the wind
Or the fact is.. i insist you’re gone

Pergilah Untuk Pulang

Sisyarini's Blog

Pergilah Sayang, senyampang mimpi-mimpi masih nyalang, masih jalang

Sebenarnya aku berdoa mimipi-mimpi itu bukan lagi tentang labirin pekat, peyiksaan demi penyiksaan, penistaan demi penistaan, penjelajahan gelap dari jurang-jurang kehilangan

Aku tahu lukamu yang terlanjur palung, cekung, hampa dan tak hasil untuk dikubur

Bahkan doa berurai air matamu aku pun tak tahu tersangkut sampai langit lapis ke berapa

Mungkin jiwamu telah menghafal tiap jerat sayat, dan berat penat yang selalu siap.

Tapi ajaib; Kau makin kuat

Aku melihatmu seperti menyaksi suatu mukjizat lagi

Dan lagi, dalam pusaran nasibmu sendiri, yang membuatmu terlanjur gagah dan besi.

Aduh, sungguh, aku tak tahu bagaimana bangkit dari semua mimpi-mimpi burukmu

Aku meraba stigma pada telapak tanganmu, bekas lubang tembus dari paku

Apakah ini penebusan dari segala apa yang telah diambil dari masa lalu?

Pergilah Sayang, pergilah

Bila itu yang kau mau

Pergilah untuk pulang

Untuk kembali pada dirimu

karena tak ada lagi pemberat langkah

Ingatlah…

Lihat pos aslinya 81 kata lagi

Tapak Sia-Sia

Setapak kaki terhuyung mendaki anak tangga
Derai siulan sunyi, merambah utara pegunungan hati
Tertikam sepotong kayu, sang mahkota gugur
Terhempas apa daya

Sia-sia perjuangannya
Lelah, peluh bergantungan membisu
Keparatlah!
Menghancurkan lebih mudah, merangkailah sukar
Setapak kaki sekarat, menepi di kaki gunung
Sia-sia…
sia-sia..
sia-sia.

TERBENAM

Hiruk pikuk belantara jiwa
Meluluh lantak tak nian kecewa
Lembayung jingga menatap pilu
Ruapnya sukma dan raga, berpadu di awan kelabu
Dan biduan melirihkan seuntai cerita
Lambaian kristal di paras muram
Menggantungkan amarah durja, bersimpuh dalam jejak sunyi

Hamparan ngilu meraba, merambat, mengaduh menitikan secercah pati
Dan gurauan terhenti
Gerilya beraksi tangguh menawan hati seonggok belati
Membenamkan karma, melepuhkan jiwa