Pasir di Genggaman

Maaf pasir, karena telah menggenggammu terlalu erat. Hingga kamu hendak terjatuh dari genggaman.
Maaf, karena aku tidak ingin bersaing dengan angin yang dapat membawamu jauh ke angkasa lalu dijatuhkan lagi disuatu tempat. Aku tidak rela. Ego dalam diri terlalu besar untuk mengalah.

Tapi kini? Kurasa sudah saatnya. Aku tidak akan meninggalkanmu,  pasir. Ataupun menaruhmu di suatu tempat yang tidak terjangkau. Aku hanya ingin membuka genggaman ini. Sehingga kau bebas memilih. Memilih diam atau terbawa angin ke penjuru dunia yang tak terketahui.

Hingga ketika kau membutuhkanku. Kau tak perlu lagi mencari. Aku tetap disini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s