Arsip Bulanan: April 2015

Perahu Arif Adnil

Arif tidak sadar ia tengah membuat origami perahu kertas. Menunggu hujan reda membuatnya penat sesaat. Lalu, salah satu temannya memanggil.
“Arif!”

Arif menoleh, senyumnya tiba-tiba mengembang. Orang itu berdiri di samping Arif, menghadap ke arah yang sama.

Arif memandang seseorang itu lama, sampai orang itu bersuara. “Perahu kertas, ya?” Arif melirik benda yang ada di tangan kanannya lalu mengangguk.

“Jangan pernah berikan itu padaku, ya?” Nadanya tidak terdengar seperti orang yang terlalu percaya diri, tetapi lebih terdengar seperti permohonan. Alis Arif terangkat ketika orang itu tersenyum pahit.

“Dulu, seseorang memberikanku origami perahu kertas. Tak lama, ia menghilang, pergi entah kemana.”

Iklan

BURST

I feel like.. I’m not me

I feel everything’s scrambled

Like the egg that you eat know

Mirrors, distractions

Black and White haunted me

creep silently, chasing the eyes

No idea

no passion

It is.. only  a Fear

Mine that haunted me every single tick

ringing..Ringing

Humming, in my ears

Dum Dum Dum

Something on my heart push me

Louder.. and getting Louder!

It wants to go out,

it wants to

BURST!

Yeah, it is courage that beat them.