Sampai kapanpun, aku adalah m anak yang terus  dibayang-bayangi ayah-ibu

Nasib seorang anak lemah yang tak berdaya.

Hanya bisa mengangguk ketika disuruh
Menggeleng, pada akhirnya takluk juga
Lemah..
Tidak tumbuh

Sudah ditumpahkan segala ragam rasa tuk di lahap
Bermula air susu
Berakhir pada sirih

Berhutang sampai mati

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s