Siklus Familiar

Semalam ku bermimpi tentangmu.
Membekas di ingatanku.
Saat itu terasa genggaman yang familiar namun semu.
Itu hanya mimpi, pikirku.

Namun, sekali lagi, semesta nampaknya selalu mendukungmu.
Mendorongku, tuk bertransportasi ke masa lalu.
Menelisik pintu-pintu memoar yang kita adu
Menjadi ingatan yang buatku candu

Ketika dicintai, tidaklah lupa aku.
Namun mencintai, lupalah aku.

Sekali lagi siklus ini datang padaku.

Pasti sudah gilalah daku.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s