Cicak di Dindingmu

di sudut kau terduduk

sepuluh bangku kita berjarak

kau tenggelam dalam earphone-mu

aku pun,

menelisikmu dari sini.

Aku lebih suka, kau yang ku lihat dari sini

 

Kau seperti gunung Semeru, Bung.

Kegagahanmu tampak utuh dari jauh,

kalau ku mendekat,

kau terjal. Penuh misteri.

buatku takut.

 

biarlah aku duduk disini.

menunggumu pergi, lalu di pagi hari melihatmu kembali ke sudut itu.

Menjadi cicak di dinding yang tak pernah kau sadari.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s