Ada yang Hilang dari Ibu Kota

Aku, turun dari mobil

Parkiran sesak, Mall–

juga sesak, manusia–

memerhati dalam diam

sambil berjalan

tap-tap-tap

lalu yang lain,

tap-TAP-tap-TAP

ada lagi,

tuk-TUK-tuk-TUK

ah, sepatu-sepatu itu

 

kulihat ke gerai disamping, berlimpahan bandrol

6 digit angka, dan lebih

 

Lalu melangkahku ke satu resto,

nasi goreng 5 kali empat digit

ku lahap, hap,hap

akhirnya jatuh di perut juga

 

Lalu, aku teringat, dengan anak-anak di sana

seketika aku rindu,

kesederhanaan yang hilang dari wajah ibu kota

aku ingin itu

 

Tangan tak terlihat—kata Adam Smith

dan seketika aku kerasukan Marx

kelas, kelas, kelas…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s