Satu, Dua Masa di Hidup Kita

selalu ada masa di mana kita lupa tentang

diri sendiri.

Kita kerap bertanya siapa aku sampai palu berhenti memalu

dan terkadang kita ragu akan keberadaan diri

di tengah dunia. Dan mengapa-mengapa terus

menggedor atas tanya itu 

hingga kita ingin tidur, tanpa bangun, 

dan segalanya pasti baik-baik saja.

 

Selalu ada masa di mana semesta tampak

membenci kita. Segalanya terlihat musuh di antara

masa lampau dan masa depan lalu kita

mulai mengumpat keparat.Padahal,

semesta hanya memberi soal apakah kita setangguh yang Ia kira atau malah

sosok payah yang hanya berisi darah?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s