Arsip Kategori: Song Lyrics

Sepasang Kekasih yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa

Walaupun lagu ini terbilang cukup lama tapi diksinya selalu menarikku. Frau memiliki kemampuan untuk menciptakan diksi yang indah namun bermakna mendalam. Aku cantumkan lirik ini bukan karena aku ingin “bercinta” atau sedang “bercinta.” Tetapi aku jatuh cinta kepada rangkaian kata dan alunan musik lagu ini.

 

Di rentang waktu yang berjejal dan memburai, kau berikan,
Sepasang tanganmu terbuka dan membiru, enggan

Di gigir yang curam dan dunia tertinggal, gelap membeku
Sungguh, peta melesap dan udara yang terbakar jauh

Kita adalah sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa
Seperti takkan pernah pulang kau membias di udara dan terhempaskan cahaya
Seperti takkan pernah pulang, ketuk langkahmu menarilah di jauh permukaan

Di rentang waktu yang berjejal dan memburai, kau berikan,
Sepasang tanganmu terbuka dan membiru, enggan

Kita adalah sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa
Seperti takkan pernah pulang  kau membias di udara dan terhempaskan cahaya
Seperti takkan pernah pulang, ketuk langkahmu menarilah di jauh permukaan

Jalan pulang yang menghilang, tertulis dan menghilang,
karena kita, telah bercinta di luar angkasa

Jalan pulang yang menghilang, tertulis dan menghilang,
karena kita, sebab kita, telah bercinta di luar angkasa

Iklan

Hiper—

Ada saat dimana aku merasa gagap. Merasa bodoh. Merasa payah.

Semua orang pasti pernah.

Mungkin aku selalu merasa bisa. Narsistik kah?

Ah, entahlah.

Ketika aku merasa payah, segeralah aku maki diri. Padahal tidak perlu—

Rasanya pandanganku atas kesempurnaan dan segala sesuatu yang ideal sudah melampaui garis, lalu..

akhirnya ku mati kutu

Hiper-sensorik,

Hyper-speculation,

Ah, tuhkan!

Aku harus banyak belajar—

Penggalan Kisah Lama by Laluna

Berdegup kencang Oh hatiku
Berhenti denyut nadiku
Kuterpaku tak bicara
Saat kau kau sentuh bibir ini

Kau bukanlah yang terbaik untukku
Karna kau tak bisa melumpuhkan
hatiku
Kau hanya sepenggal kisah dalam
waktu
Yang kulalui dan takkan kulupakan

Melayang rasa Oh hatiku
Menggangu waktu tidurku

Gelisah dan hatiku gundah
Berangan tuk kesekian kali
Ku terpaku tak bicara
Teringat kau sentuh bibir ini

Kau bukanlah yang terbaik untukku
Karna kau tak bisa melumpuhkan
hatiku
Kau hanya sepenggal kisah dalam
waktu
Yang kulalui dan takkan kulupakan

Bumerang by Tulus

(Tulus selalu membuat lagunya dengan tulus. Menganalogikan sesuaty yang familier dengan lagu itu sendiri. So, this is it.)

Dia biarkan aku jatuh cinta
lalu dia pergi seenaknya
dihantui lagu tapi tak peduli
gegabah jadi alasannya

Pandangan yang takkan ku lupa
Lama sudah aku tak punya
Lalu dia pergi menunggu dipaksa
dirayu untuk bicara

Sudah jauh kini aku berjalan tinggalkan dirimu
Takku lihat lagi apa yang membutakan oh ragamu
Sementara kau sibuk dengan permainanmu
Dengan hati yang lain nama yang lain
Sibuk merakit bumerang tuk menyerangmu
berbalik menyerangmu

Lanjutkan membaca Bumerang by Tulus