Arsip Kategori: story(REAL)

Midnight Venting

These are those days when my self-esteem falls down as usual in my life pattern.

It is always like this.

I lost my passion. I lost my grip to write again. I lost..myself and the dream within it.

It is the time when I really need someone to hear my vent. My uneasiness. My worriness. My anger. My sadness. Even.. a lil bit happiness from watching some Korean drama episodes. Now, it takes only 2 minutes to 2 a.m. And I miss myself.

When I was busy with activities and my college routines I longed for holiday. To rest myself. To take time for writing any piece that I want to write.However, it was not as I expected back then. Things turned out to be messed. I turned to be messed up.  Lanjutkan membaca Midnight Venting

Iklan

Sepanjang Jalan Kukusan Teknik

Daerah ini sebetulnya bukanlah resmi bernama Kukusan Teknik, namun begitulah orang-orang menyebutnya karena daerah ini dekat dengan Fakultas Teknik UI.

Sudah dua tahun aku tinggal di daerah kos-kosan ini. Pulang-pergi tak ada bosannya jalan kaki dari rumah kos ke kampus lalu sebaliknya. Entah kenapa hari ini aku melihat daerah yang biasa disebut “Kutek” dari sisi yang berbeda dari sebelumnya.

Kau tahu, dalam hidup terkadang kita sering “take for granted” sekeliling kita, terutama hal-hal trivial yang terkadang dianggap tidak penting. Biasanya kita baru menyadari bahwa sesuatu bisa berarti bagi diri kita adalah ketika kita merasakan kehilangan.

Dalam hidupku, aku berusaha meminimalisir kejadian itu.

Pagi ini aku berangkat ke kampus pukul 7.45, sudah terhitung telat sebenarnya mengingatku belum sarapan. Akhirnya aku hanya membeli roti dan susu kotak sambil menyantapnya di jalan (jangan ditiru ya). Mas-mas penjaga warung yang sudah biasa melihatku selalu tahu aku sedang buru-buru dan hanya menggeleng-geleng sambil tersenyum melihat kebiasaanku yang suka telat di pagi hari. Jarak dari kosku ke kampus FIB bisa ditempuh 15 menit jalan kaki. Tidak terlalu jauh bagi yang terbiasa jalan kaki. Walaupun mas-mas ojek dekat rumah kosku menawarkan jasanya, aku terpaksa menolak karena sedang irit akhir bulan ini.

Kutek di pagi hari belum terlalu kentara kehidupannya. Warung makan- warung makan sepanjang jalan masih tutup. Hanya beberapa toko kelontong yang buka dan penjual nasi uduk yang sudah aktif berjualan. Lanjutkan membaca Sepanjang Jalan Kukusan Teknik

Nyesel Masuk Sastra? Bego.

Sori, mungkin judul post di atas memang agak kasar. Tapi setelah gue mengendap disini, sang FIB UI tercinta, gue sadar bahwa gue gak pernah nyesel masuk sastra. Mungkin beberapa orang bilang ini cuma bualan belaka. Tapi engga lho. Justru orang-orang yang masih berpikir bahwa kuliah di sastra itu ga ada gunanya atau ga ada prospek bagus ke depannya.

Mungkin emang, kuliah di sastra gak selalu bikin lo kaya. Tetapi ya itu pilihan hidup, karena hakikatnya kebahagiaan bukan hanya soal duit. Contohnya tante gue, kuliah di ekonomi, merangkak dari bawah dulu emang, dan sampe akhirnya beliau jadi Key Account Manager di salah satu perusahaan multinasional di Indonesia. Gajinya? Jangan tanya, banyak  yang pasti. Tapi setiap orang punya kelemahan dan kekurangan. Gue dan keluarga gue mungkin gapunya pemasukan yang setinggi beliau, tapi gue sekeluarga masih sederhana dan bersyukur. Tapi kalo masalah kebahagiaan? Cuma gue dan Allah yang tau. Lanjutkan membaca Nyesel Masuk Sastra? Bego.

Cuap-cuap Mahasiswa Sastra (Inggris)

Kemarin siang, dosen Pengkajian Drama belum datang. Atau lebih tepatnya, tidak datang. Semua orang di kelas membentuk kelompok cuap-cuapnya masing-masing. Sampai-sampai kelas kami ditegur oleh dosen kelas sebelah karena saking berisik. Hihihi.

Memanfaatkan waktu senggang, aku dan kelompok ku mengadakan rapat dadakan untuk membahas role play yang akan kami tampilkan minggu depan. Setelah “rapat dadakan” kelompok drama ku selesai, aku bergabung dengan beberapa temanku yang sedang asyik membicarakan keluarga-keluarganya. Ratu, Fatimah, Michelle membentuk lingkaran kecil dan mengobrol tentang kebiasaan keluarganya mulai dari aturan-aturan lucu, sampai reaksi marah anggota keluarga mereka. Aku? Diam mendengarkan sambil mengangguk-angguk sesekali karena cerita mereka sangat menarik. Lagipula, ada anggota keluargaku yang akhir-akhir ini membuatku pusing.

Tiba-tiba, topik beralih ke kehidupan kampus dan anak-anak sastra Inggris. Lucunya, kami punya pandangan sama terhadap sekitar. Saking asyiknya, cuma tersisa kami berempat dan beberapa anak di kelas, padahal dosennya sudah jelas tidak datang. Ini seperti talkshow dadakan, dan kami memutuskan untuk menamakan talkshow ini “Platinum Ways” hahahaha. Karena Mario Teguh Golden Ways sudah tidak ditayangkan lagi di Metro TV kata mereka.  Lanjutkan membaca Cuap-cuap Mahasiswa Sastra (Inggris)

Gagal Ketemu Naya & Jebraw

Sejujurnya, sakit sih ngepost ini. Literally, pain. Tapi, Peter Van Houten bilang bahwa “Pain remains to be felt.” So, why don’t I write this such tiny pain?

Awalnya pada tanggal 23 Agustus, gue lagi iseng buka Instagram trus ada teasernya Naya sama Jebraw tentang Grand Launching Jalan2Men 2015. Gue ngefans dari jalan2men pertama kali ada. Waktu itu temen gue Tami yang ngasih tau gue ada acara yang super seru banget yang dikeluarin Males Banget dot com.

Gue sih udah tau MBDC pas kelas 10. Dulu, pas jaman-jaman jadi pengurus OSIS gue ‘disupply’ video MBDC sama temen gue yang rada absurd. Mulai dari Telemakita sampe video-video tentang tips aneh. Nah, mulai dari situ gue kenal MBDC. So, I’ve known MBDC for 4 years until now. I think, it’s not such a big think since I’m not BIG fan of MBDC. However, I still watch MBDC’s videos now and then.

Nah, balik lagi ke acara Grand Launching Jalan2Men 2015. Acaranya bertempat di Fx Sudirman lantai 7, yaitu di Cinemaxxnya. Gue langsung excited trus langsung ngisi form registrasi online. Trus, gue ajakin juga temen gue yang ngefans banget ama Naya & Jebraw. Awalnya bingung sih nanti dapet email konfirmasi atau engga, di instagram juga ada yang nanya tapi gak di respon sama adminnya. Gue jadi beranggapan, mungkin kalo udah regis kita pasti bisa masuk. Karena seumur gue hidup, gue belum pernah diusir dari suatu event cuma gara-gara hal sepele.

Pas tanggal 26 Agustus, gue dan temen gue berangkat dari Stasiun UI kira-kira jam 1 kuranglah. Well, ini agak konyol sih. Acaranya baru mulai jam 5 sore, tapi registrasinya udah mulai jam 3 sore. Yaudahlah kita cari aman dengan berangkat ‘pagi’. Kita turun di St.Sudirman, trus naik Busway jurusan blok M dan turun di halte Gelora Bung Karno. Tinggal jalan dikit dari GBK, nyampelah di Fx. Jam udah menunjukan jam setngah tiga tapi pas kita ke atas: SEPI. Lanjutkan membaca Gagal Ketemu Naya & Jebraw

Ketika Aku Duduk di…

Ketika aku duduk di bangku SD,
aku senang bermain-main di sekitar rumah.
Masa kecilku habis seiring teman yang hilang dari peradaban

Ketika aku duduk di bangku SMP,
aku senang jalan-jalan sendirian.
Trotoar, toko buku, restoran makan cepat saji.
Waktu itu aku tak punya teman.

Ketika aku duduk di bangku SMA,
aku tidak senang jalan-jalan.
Tapi sesekali menemukan tempat istimewa dengan orang satu itu
Hujan, Sungai, Bukit
Berakhir di Taman

Sekarang, aku duduk di bangku universitas,
aku senang jalan-jalan sendiri lagi
Bogor, Depok, Jakarta
aku bukan tidak punya teman,
Hanya punya Tuhan

Surat untuk Kugy (Agen Neptunus Yang Katanya Sudah Pensiun)

Dear Kugy Karmachameleon,

Tadi malam sahabatku memintaku untuk menulis surat padamu. Semalam, ia menonton film tentangmu, Gy. Katanya, ia kangen jadi agen Neptunus lagi. Dia bilang dia sudah menulis surat pada Neptunus kalau dia sudah pensiun jadi agen Neptunus sejak lama. Tentu saja aku tidak tahu, aku Cuma menyampaikan saja.

Kembali, ia menemukan sisa-sia perahu kertas yang tidak ia hanyutkan. Lucu membacanya. Seperti anak kecil, polos, dan bebas kata-kata di surat itu terdengar. Dia ingat, ketika menulis dengan spidol berwarna berbeda yang menentukan suasana hatinya ketika menulis perahu kertas itu. Tidak ada tanggal atau tahun atau bulan atau hari. Ia juga lupa kapan menuliskan surat-surat itu. Entah satu tahun lalu atau dua tahun lalu. Masa-masa confetti katanya. Dulu, hidupnya seperti confetti yang beragam warna. Mulai dari warna gelap sampai terang, rasanya berjalan begitu cepat. Lanjutkan membaca Surat untuk Kugy (Agen Neptunus Yang Katanya Sudah Pensiun)

Memutuskan (Akhirnya!)

Jarang menulis.. aneh.

Katanya anak sastra tapi jarang menulis.

Dilema itu adalah memilih bahasa Indonesia atau bahasa Inggris untuk posting. Tapi.. atmosfer bahasa Inggris berbeda dengan bahasa Indonesia. Terlalu kaku.. (teringat Academic Writing)

Pada akhirnya aku putuskan untuk memelihara blog ini dengan bahasa Indonesia. Sedihnya.. sudah 3 tahun ngeblog tapi tidak ada kemajuan sama sekali. Mungkin memang harus sering-sering posting. (Maklum akhir-akhir ini malas sekali untuk posting)

Jadi terpikirkan untuk ganti nama blog. Nama firalinda terlalu kental dengan ego sendiri. Mungkin sudah saatnya Arif Adnil muncul.

Mulai hari ini aku berjanji harus posting setiap hari. Titik! Bagaimanapun juga aku merindukan jari-jari ku yang bersemangat untuk menulis.

Lalu.. semester 3 akan datang sebentar lagi. Hhh~ Bagaimana jadinya ya? Rasanya aku memang harus berjuang lagi.. lagi.. dan lagi..

Omong-omong, tadi aku menemukan perahu-perahu kertas lama di laci lemari. Sempat ingin aku buang. Tapi tidak jadi. Ada perasaan masih ingin menyimpan perahu kertas itu. Lalu ada Buku Biru. Aku temukan itu terjatuh di belakang laci baju. Tidak lapuk sih, cuma agak lusuh. Tadinya juga mau aku buang. Tapi, ada perasaan masih ingin menyimpan. Aneh, ya?

Atmosfer kota Bandung selalu berbau nostalgia rupanya. Tapi aku ingin pantai.. Pokoknya ingin pergi ke tempat-tempat yang berbau alam. Masalahnya.. dengan siapa? -_-

Ah, ingin cepat memutuskan nama baru untuk blog ini!

Second Day OBM

Second day?
You kidding me, it’s quite thrilling!!
This is first time I felt sooo happu when learning. Especially in IT.

Yup, I learn about IT in my university. UI has many website that we(student) can access many apps depend on what we need. For example, if we want to know about our schedule and IP or IPK we can access SIAK NG. It’s like information system of UI. We can choose our subject’s lecture and the lecturer too. If we start new semester, we called it SIAK WAR. War? Yes, it’s big competition to get the good class in campus.

Also, We have Upload UI. You can upload file(maximal size 5 gb) and send to your email. You can send such as video, documents, presentation file, aaandd many more! This is perfect for me :’)

And UI has e-learning which  we call SCeLE (with little ‘e’). It’s kind of web that we can discuss something and access another information.

Today, we have games in class.I’ts quite fun! Many friends again, many laugh, many silly things. Hahaha.

Ummm.. actually there’s more that I could explain, but.. this headache is really make me sick. So, see you in next post, Pal!
Again.. can’t wait for third day~