Arsip Bulanan: September 2016

Untuk Adikku

Dek,

malam ini apakah kamu sudah mengerjakan PR?

apakah kamu ada ujian besok?

apakah kamu bahagia dengan dunia sekolah barumu?

Aku bisa berkata pada “adik-adik”ku lain untuk rajin belajar, tapi mengucapkannya padamu rasanya tak pernah.

Dek,

apa kau mulai suka dengan anak perempuan?

Siapa?

apa kau mulai nakal untuk mengetahui sesuatu yang seharusnya kamu simpan untuk nanti? Lanjutkan membaca Untuk Adikku

Hiper—

Ada saat dimana aku merasa gagap. Merasa bodoh. Merasa payah.

Semua orang pasti pernah.

Mungkin aku selalu merasa bisa. Narsistik kah?

Ah, entahlah.

Ketika aku merasa payah, segeralah aku maki diri. Padahal tidak perlu—

Rasanya pandanganku atas kesempurnaan dan segala sesuatu yang ideal sudah melampaui garis, lalu..

akhirnya ku mati kutu

Hiper-sensorik,

Hyper-speculation,

Ah, tuhkan!

Aku harus banyak belajar—