Arsip Bulanan: Mei 2013

What doesn’t Kill You (Stronger) by Kelly Clarkson

You know the bed feels warmer
Sleeping here alone
You know I dream in colour
And do the things I want
You think you got the best of me
Think you’ve had the last laugh
Bet you think that everything good is gone

Think you left me broken down
Think that I’d come running back
Baby you don’t know me, cause you’re
dead wrong

What doesn’t kill you makes you
stronger
Stand a little taller
Doesn’t mean I’m lonely when I’m
alone
What doesn’t kill you makes a fighter
Footsteps even lighter
Doesn’t mean I’m over cause you’re gone

What doesn’t kill you makes you
stronger, stronger
Just me, myself and I
What doesn’t kill you makes you
stronger
Stand a little taller
Doesn’t mean I’m lonely when I’m
alone

You heard that I was starting over
with someone new
They told you I was moving on over
you

You didn’t think that I’d come back
I’d come back swinging
You try to break me, but you see

What doesn’t kill you makes you
stronger
Stand a little taller
Doesn’t mean I’m lonely when I’m
alone
What doesn’t kill you makes a fighter
Footsteps even lighter
Doesn’t mean I’m over cause you’re
gone

What doesn’t kill you makes you
stronger, stronger
Just me, myself and I
What doesn’t kill you makes you
stronger
Stand a little taller
Doesn’t mean I’m lonely when I’m
alone

Thanks to you I got a new thing
started
Thanks to you I’m not the broken-
hearted
Thanks to you I’m finally thinking
about me
You know in the end the day you left
was just my beginning
In the end…

What doesn’t kill you makes you
stronger
Stand a little taller
Doesn’t mean I’m lonely when I’m
alone
What doesn’t kill you makes a fighter
Footsteps even lighter
Doesn’t mean I’m over cause you’re
gone

[2x]
What doesn’t kill you makes you
stronger, stronger
Just me, myself and I
What doesn’t kill you makes you
stronger
Stand a little taller
Doesn’t mean I’m lonely when I’m
alone
(When I’m alone)

Iris by goo goo dolls

And I’d give up forever to touch you
‘Cause I know that you feel me
somehow
You’re the closest to heaven that I’ll
ever be
And I don’t want to go home right now
And all I can taste is this moment

And all I can breathe is your life
When sooner or later it’s over
I just don’t want to miss you tonight
And I don’t want the world to see me

‘Cause I don’t think that they’d
understand
When everything’s made to be broken
I just want you to know who I am

And you can’t fight the tears that
ain’t coming
Or the moment of truth in your lies
When everything feels like the movies
Yeah, you’d bleed just to know you’re
alive
And I don’t want the world to see me
‘Cause I don’t think that they’d
understand
When everything’s made to be broken
I just want you to know who I am
And I don’t want the world to see me
‘Cause I don’t think that they’d
understand

When everything’s made to be broken
I just want you to know who I am
And I don’t want the world to see me
‘Cause I don’t think that they’d
understand
When everything’s made to be broken

I just want you to know who I am
I just want you to know who I am
I just want you to know who I am
I just want you to know who I am

Bermimpi Buruk

Gadis itu bermimpi buruk. Ia tiba- tiba terbangun. Dan ingatan mimpinya masih lekat di otaknya..

Gadis itu pulang ke rumahnya dan hendak mengambil speaker untuk latihan menari di tetangganya yang beda satu blok. Dan ketika ia hendak keluar rumah, gadis itu di cegah oleh ibunya karena ada seseorang datang.

Lalu, gadis itu seketika mengetahui siapa yang datang. Ayahnya yang pertama menghadapi orang yang datang itu.

Tak lama kemudian gadis itu berlari keluar dan melihat seseorang itu telah di pukuli ayahnya sampai babak belur. Sudut bibir orang itu berdarah. Dan ia berontak, ia marah dan menangis.

Tapi, ia bingung. Kepada siapa seharusnya ia marah?

Lalu, mimpi pun berakhir.

Diorama Lyrics Tulus

Aku patung, mereka patung
Cangkir teh hangat namun kaku
dan dingin
Meja-meja kayu mengkilap
Wajahmu dibasahi air mata yang
dilukis

Tubuh kaku tidak bergerak
Ingin hapus air matamu tapi aku
tak bisa
Patung-patung kayu mengkilap
Pikiran mereka kosong memikul
peran

Harusnya cerita ini bisa berakhir
lebih bahagia
Tapi kita dalam diorama
Harusnya sisa masa ku buat indah
menukar sejarah
Tapi kita dalam diorama
Diorama, diorama

Sakit hatimu karena aku
Sakit membekas dalam, jadi bagian
sejarah

Tak ada kesempatan untuk berkilah
Untuk selamanya masa itu menguasaimu
Harusnya cerita ini bisa berakhir lebih bahagia
Tapi kita dalam diorama

Harusnya sisa masa ku buat indah
menukar sejarah
Tapi kita dalam diorama
Diorama

Harusnya cerita ini bisa berakhir
lebih bahagia
Tapi kita dalam diorama
Harusnya sisa masa ku buat indah
menukar sejarah
Tapi kita dalam diorama

Diorama, diorama

Mengenang yang sebentar lagi..

Tadi aku di ajarin buat burung kertas, tapi.. sekarang udah lupa lagi wkwk. Lucu kayanya kalo burung kertasnya diterbangin pake balon. Trus ngeliat burung kertasnya terbang di angkasa. Bakal jadi sesi dramatis lagi hahahaha.

Entah kenapa ngerasa punya kebanggaan aja kalo yang Kumjib itu banyakan. Sumpah deh seneng! Keadaannya juga udah berbeda dan banyak kemajuannya. Kecuali.. well, orang itu wkwk.

Perasaan dulu kita masih di kader, masih ngerasain yang namanya pembinaan-pembinaan. Trus masih polos, ah pokonya caley. Dan sekarang, bentar lagi kita udah mau lengser huu~ sedih juga. Abis, pas akhir akhir masa jabatan siih kerasanya.

Makanya, sekarang waktunya puas-puasin bertapa #alah di sekre osis. Puas puasin bareng bareng sama mereka. Abis itu naik kelas 12, lengser, lulus(AMIN) , masuk PTN amiin, habis itu kerja, dan meraih mimpi. Ahh~~ semoga masa depan yang menunggu di sana cerah yaa..

Karena hidup itu gak boleh liat ke belakang terus, WE HAVE TO GO ON!

Ironi

Halo! Sebenernya puisi ini udah lama dibuat. Di buatnya beberapa bulan lalu, asal coret aja di buku sejarah wkwk. Enjoy..

Langit pancarkan kelamnya
Dua jarum waktu mengapit ke atas
Gadis itu tertawa dalam lara
Tidakkah tiada gundah?

Dia tergelak penuh ironi
Sakitnya jalari kaki
Penuhi serambi batin
Pada hari telah lama di nanti

Ku hilang tuk berdiri
Kelamnya kalbu, mengapa tak henti
Ku resapi beribu peri
Bahwasanya, langit sudah berganti

Gadis yang Beranjak Dewasa

Gadis itu memejamkan matanya sambil menengadah ke arah langit. Hujan. Tapi suhu menunjukan 27 derajat celcius. Panas. Gerah.

Tapi lantunan melodi itu tetap bersuara di ruangan kosong itu.  Sejenak, mengapa terasa dingin? Pikir gadis itu.

Hal absurd yang sedang terjadi di sekelilingnya ia nikmati dengan tenang. Setidaknya, kini semuanya benar-benar lebih baik.

Astaga, kenapa waktu terasa begitu cepat? Ia masih rindu akan masa kanak kanak. Dan sekarang ia dihadapkan dengan realita.

Sebentar lagi, gadis itu akan beranjak dewasa. Apakah ia bisa? Apakah ia bisa melewatinya?